wibiya widget

Pages

Selasa, 31 Mei 2011

RIWAYAT HIDUPKU

RIWAYAT HIDUPKU
Kupanjatkan  puji  dan skukurku  kehadirat TUHAN yang Maha esa ,  atas berkat dan lingdungannya kepada kami keluarga Ayah Yusak Yogi dan Ibunda Paulina Degei melahirkan sebelas bersaudara tetapi Tuhan angkat lima saudari/I dan kami enam bersaudara masih memberikan nafas dan kehidupan kepada setiap individu, maka kami hidup bersama-sama kampong halaman di Bamoma, ketika kami masih kecil Ayah dan Ibu selalu menyusui, memeliara, menggendung, dengan penuh kasih sayang, susah payah, sudah umur sekolah kedua orang tua sepakat untuk mendaftarkan salah satu SD Impres Toyaimoti saya juga sepakat masuk murid baru, pada saat itu kepala sekolah sebagai Bapak Harsono, ketika bangku SD kelas I s/d VI ku alami banyak problebs, Jasmani dan rohani namun TUHAN selalu menjaga, memberikan kesehatan, kekuatan kepadaku semuanya  jalani dengan penuh kesabaran sehingga menyelesaikan sekolah dasar dengan baik, tamat SD tahun 2003.
Kemudian kedua orang tua ijinkan untuk melangjutkan sekolah menengah SMP negeri 1 paniai timur komopa saya masuk  hanya dua minggu saja,  lalu nenek tersayang  Yulita Yogi adik kandung dari Bapakku Yusak Yogi jemput di kampong Bamoma , satu minggu kemudian Ayah dan Ibu sepakat untuk melangjutkan sekolah di Kabupaten Timika,  suami dari Yulita Yogi Philipus Gobai daftarkan SMP N 4 Timika,  kelas satu  tinggal bersama keluarga Philipus Gobai di SP 3 jalur 1 Desa karang-senang,  dari kelas 2 s/d 3 karena jalan kaki ke sekolah memang tante memberikan uang ongkos setiap bulan 50.000; tetapi pergi ke sekolah tidak mencukupi sehingga setiap pagi sekitar jam 03.00 bangun untuk cuci piring tiga rumah untuk mencari uang ongkos ke sekolah, mereka memberikan harga  keringat  satu hari 5000 (lima ribu rupiah) maka saya pergi ke sekolah dengan semangat biar bagaiman godaan datang untuk menghanlangi tetapi  tetap hadapi dengan kepala dingin.
Dari kelas VII SMP setiap hari jam 04.00 subuh start jalan kaki menuju ke sekolah tiba di sekolah jam 06.30 pagi pada saat itu saya takut dan gentar kuburang SP 2 bunyi besar daun seng,  itu sebagai pengalaman yang ku tak akan lupakan dalam hidupku, esok harinya seperti biasa tidak takut lagi ke sekolah tetap semangat , satu bulan kemudian tiba-tiba mobil kaca gelap stop di depan ku, buka pintu lalu dia mengatakan kepada ku adik mengapa engkau setiap hari jalan kaki terus..? ku jawab kepadanya  jalan kaki karena tidak mencukupi transportasi ke sekolah tante memberikan uang transportasi tetapi tidak mencukupi untuk satu bulan sehingga biasa jalan kaki setiap pagi saya jawab demikian. Dia mengatakan kepadaku ikut nanti saya tanya mama kalau mama setujuh adik tinggal bersama kami di SP 3 saya sangat senang,  didalam mobil berdoa dalam hati saja agar supaya Ibu setujuh, kami sampai di rumah dia tanya kepada Ibunya beberapa menit kemudian  panggil saya untuk  masuk di ruang tamu ’’’’’mereka dua ber tanya kepadaku 7 pertanyaan sebagai berikut.
1.       Apakah kamu mampu piara babi cari kayu bakar sendiri, cari makanan sendiri, masak makanan   babi…?
2.       Apaka mampu cuci pikirang.?
3.       Apakah mampu cuci pakeian kami bertiga.?
4.       Apakah mampu babat rumput di halaman rumah ini..?
5.       Apakah mampu jaga kios..?
6.       Apakah mampu masak makanan kami bertiga..?
7.       Apakah semua yang kami  memberikan tugas kepadamu ini anda mampu melaksanakan atau tidak……?  Saya jawab kepadanya semua yang memberikan tugas ini memang berat tetapi semuanya saya coba dulu, kalau  tidak mampu belarti nanti  keluar dari disini saya jawab demikian, mereka dua mengatakan kepadaku sekarang kamu sebagai anak pertama rumah ini. Masalah biaya  keluarga kami akan tangungjawab.
Pertanyaan diatas tersebut saya sendiri tidak mampu melaksanakan, tetapi  sangat bersyukur kepada pencipta langit dan bumi segala isinya bahkan kami umat manusia yaitu: Tuhan yesus memberikan anugrah, rahmat,mativasi,  kekuatan, kesehatan maka saya bisa membagi waktu dengan baik salama satu hari  7 pertanyaan tersebut,  tak akan istiirahat baik satu hari pun.
Bapak dan Mama angkat Yohan Zonggonau dan Mama Herlina Zawu ijinkan untuk melanjutkan jejang atas sekolah menengah atas SMA YPPGI Timika di jln weyapo Timika indah,  pagi berangkat jam 06.00 pulang jam 1 siang sehari memberikan Transportasi  10 ribu rupia dan ijinkan membawa motor ke sekolah. Pulang dari sekolah melangjutkan pekerjaan sehari-hari di atas tersebut kedua orang tua angkat tidak bisa ijinkan kunjungi keluarga , teman-teman, dan om-om  kecuali ke gereja boleh  ijinkan untuk mendengar sabda TUHAN dan kunjunggi   keluarga maupun teman-teman  yang berada di kabupaten Timika selama tiga tahun, alasan bagimana pun tidak memperbolehkan untuk kunjungi keluarga jadi  selama lima tahun saya  anak rumah.
Tahun 2007 naik kelas 2 SMA dari Gereja Kemah Injil ( KINGMI) tanah Papua klasis Mimika membentuk panitia Proseni se klasis Papua, dari badan klasis pilih sebagai wakil Dokumentasi, pupblikasi dan Dekorasi ( DOKPUPDEK) saya sempat tolak karena meginggat pekerjaan dirumah tetapi dari panitia buat surat ijin kepada kedua orang tua angkat, mereka dua setujuah  untuk melancarkan kegiatan proseni tersebut . Kami badan panitia cari dana guna memperlancarkan proseni semua pemuda dan pemudi se klesis Timika kompak untuk mencari dana,  kami undang setiap klasis se Papua mereka parsitipasi dalam kegiatan proseni , maka itu dari sinode membentuk proseni agar supaya  meningkatkan minat dan bakat dimiliki oleh setiap individu  mengembangkan seni dan budaya se tanah papua, supaya papua kedepan  kata ketua sinode . tugas saya di berikan oleh panitia saya jalankan dengan baik selama satu minggu.
Satu minggu kemudian saya sangat cape duduk-duduk di pigir kandang babi, tiba-tiba Bapak Yannce Gobai datang dekat saya dia cerita-cerita mengenai firman TUHAN, saya pikir ada apa bapak ini tidak pernah datang tapi hari ini datang disini, saya pikir pasti ada masalah dia mengatakan kepadaku mama mu sudah meninggal tadi malam langsung saya pinsang di depan kandang babi. Dia bawa di rumah, Bapak mama dan kak Yance mereka berdoa  beberapa menit kemudian bangun seperti biasa,  pada waktu itu sedih dan menangis bertubi-tubi  karena diantara enam bersaudara yang paling sayang adalah saya, Bapak angkat memberikan tiket untuk melihat mayat mamaku dari Timika ke paniai, tiba di bandara paniai jam 01-35 siang langsung menuju ke kampong halaman Kogopugaida mama sudah di makamkan saya merontak dan menagis di atas makam saya mau lihat muka mamaku, tapi mereka bilang hari lain kami tinggalkan tetapi  hari minggu jangan di lewatkan jadi kami langsung makam mereka katakan demikian, saya tidak lama di kampung halaman hanya satu minggu saja lalu kemabali ke tempat tinggal ku di timika mengapa cepat kembali ke timika..?? karena Bapak angkat ijinkan 1 minggu saja  di pedalaman karena  mengigat pekerjaan di rumah  peliara babi 25 ekor itu induk saja belum hidung dengan anak babi .
Sedih, tangis, sebelum berahkir satu minggu kemudian aku dengar berita duka lagi, meninggal dunia Bapakku Yusak Yogi tambah sedih dan menangis, rasa tidak nyaman dalam hidup namun luar biasa pertolongan TUHAN hilangkan semua hal-hal yang saya alami dan melalui hamba Tuhan Pdt Andareas Edoway S.PAK Ev Rein Pigai S.Th Ev Ibu Waroi S.PAK dan Pdt Henock Nawipa S.Th  mereka naikkan dukungan doa kepada Tuhan, untuk menkuatkan iman, kepercayaan kepadaku.
Pdt Yusak Yogi belum waktu untuk meninggal dunia, tetapi dari  YLSM komopa menerima PT Maskapai untuk beropersi  empat Desa Distrik Aradide,  tiga desa terima dengan baik PT tersebut,  Desa Abatadi terjadi Pro dan Kontra antara dua pihak, Kontra dipimpin oleh. Jhon Yogi, Marhen Tekege dan Decky Tekege dll mereka bersih keras  terima PT untuk operasi Desa Abatadi, kalau yang Pro di pimpin oleh Pdt Yulianus Yogi S.Th MA  Pdt Yusak Yogi Ev Marthen Nawipa S.Th dan Oktovianus Yogi SE satu minggu  tarik menarik antara pro dan Kontra kedua tidak mau menyerah, akhirnya dari pihak kontra cari jalan untuk membunuh pro, dari PT PREEPORT memberikan Bius kepada kontra oleh sebab itu pada malam hari Jhon yogi, Marhten Tekege dan Decky Tekege berhasil membunuh Pdt Yusak  Yogi di Kogopugaida buang bius di dalam rumah akhirnya Bapakku Yusak Yogi pagi hari tidak ada nyawa, hari yang sama serang  Oktovianus Yogi juga tapi tidak berhasil hanya dapat sakit berat , diantaranya mereka kejar  Yulianus dan Marthen tetapi tak akan dapat apa yang targetkan oleh pihak kontra.
Sejak SMA bergabung dalam beberapa organisai baik dari sekolah maupun dari luar, dari sekolah  kelas 1 terpilih sebagai kordinator Kerohanian, dari kelas 2 ketua OSIS dan dari kelas 3 kordinator kerohanian, untuk dari luar sekolah Ikatan pelajar SD, SMP dan SMA suku mee se kabupaten Timika sebagai sekretaris selama satu periode,  setiap natal Gereja kemah injil  ( KINGMI)  tanah papua klasis Timika Jemaat Parusia tetap terpilih sebagai Dokumentasi, publikasi dan dekorasi ( (DOKPUPDEK ).
Tamat SMA tahun 2009
 Apa yang kami harapkan musti akan mendapat, setelah lulus SMA tidak langjut perguruan Tinggi karena tidak ada yang mensuport dalam perkuliahan, oleh sebab itu sebelumnya saya harapkan  kepada kedua orang tua, tetapi orang tua meninggal tahun 2009 yang lalu,  motivasiku sangat tinggi  untuk melanjutkan sejang yang paling  tinggi ,  oleh karena itu TUHAN luar biasa mendengar doa-doa dari kedua orang tua sebelum almahum , saya  tes di LPMAK  hasil tes  nyatakan lulus sangat gembira dan sangat bersyukur kepada TUHAN karena Ugatame  buka jalan untuk melangjutkan kuliah semua biaya di tanggung oleh LPMAK ( Lembaga Pengembangan Amungme dan Kamoro ) dari Lembaga krim kami 25 orang di kota study Surabaya untuk  melangjutkan jurusan masing-masing.
’’’’’’’’ setelah saya berpisah dengan kedua orang tua’’’,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Baca Selengkapnya.? Klik disini...

http://www.lpmak.org

Takut akan TUHAN , Permulaan dan Pengetahuan

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP